Cara Membuat Restore Point Dengan Mudah Diseluruh Seri Windows – Tidak selalu PC yang kita gunakan dapat berjalan dalam keadaan yang optimal. PC jenis kantor, pribadi bahkan gaming sekalipun yang terkenal karena spesifikasi gahar tidak dapat menjaminnya. Semua itu kembali lagi pada penggunanya masing-masing dari bagaimanakah cara menggunakannya.

Ada kalanya kita melakukan perubahan pada PC, seperti menginstall software, driver atau merubah pengaturan Windows. Biasanya salah satu dari tiga poin tersebut bisa menimbulkan suatu permasalahan yang tidak seperti sebelumnya. Bila sudah terlanjur, terkadang kita bingung harus bagaimana menanganinya. Ingin menginstall ulang, tapi membutuhkan waktu yang cukup lama.

Kita ketahui pada sistem operasi Windows terdapat fitur “System Restore” yang mana dapat digunakan untuk mengembalikan kondisi PC pada waktu sebelumnya. Tetapi untuk bisa memanfaatkannya, kita diharuskan untuk membuat titik pengembaliannya terlebih dahulu atau restore point. Selengkapnya mari masuk ke pembahasan inti berikut ini.

Cara Membuat Restore Point Dengan Mudah Diseluruh Seri WindowsCara Membuat Restore Point Dengan Mudah

Sebelumnya apa itu “Restore Point”? 

Restore point adalah salah satu metode menyimpan seluruh kondisi pengaturan sistem termasuk driver, software, registry ke dalam hardisk dengan tujuan dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan PC ke kondisi seperti sebelumnya.

Untuk membuatnya tidak diperlukan software pihak ketiga, karena Windows sendiri sudah menyediakannya di control panel. Bagaimana cara membuatnya? Simak tutorialnya berikut ini.

  1. Buka System Restore Melalui Control PanelBuka System Restore di Control PanelAtau kamu juga bisa menggunakan tombol kombinasi WinKey + R dan ketikkan perintah berikut dikolomnya: SystemPropertiesProtectionAkses Langsung System Restore
  2. Klik Create untuk segera membuat restore pointCreate Restore PointCatatan: Jika status protection pada Local Disk (C:) kamu adalah Off, maka kamu harus hidupkan terlebih dahulu. Caranya klik Configure > Turn On System Protection. Serta jangan lupa atur penggunaan disk sekitar 10-15%. Kegunaannya adalah untuk memberikan ruang menyimpanan pada restore point yang telah kamu buatKonfigurasi Tambahan
  3. Beri nama pada restore point kamu. Setelah itu klik Create dan tunggu prosesnya hingga selesai secara otomatisBeri Nama Untuk Restore Point

Sekarang seluruh konfigurasi PC kamu sudah disimpan dalam hardisk dan kamu bisa memanggilnya kembali untuk melakukan system restore apabila sewaktu-waktu mengalami perubahan performa yang membuat kamu tidak nyaman dalam menggunakan PC.

Terima kasih atas kunjungannya dan bila muncul pop-up untuk menawarkan notifikasi seputar postingan terbaru dari javastech.com kamu bisa klik untuk menerima informasi terbarunya agar tidak ketinggalan. Semoga bermanfaat!