Apa itu “Clubhouse”? Aplikasi Media Sosial yang Viral Berkat Elon Musk

Clubhouse
Clubhouse (Jakub Porzycki/NurPhoto/Getty Images)

Belakangan ini sedang ramai diperbincangkan tentang kehadiran aplikasi media sosial yang bernama “Clubhouse”. Aplikasi ini viral dimana-mana sejak dipopulerkan oleh CEO Telsa dan SpaceX, yaitu Elon Musk melalui sesi perbincangannya di medsos tersebut dan di unggah ke channel YouTube miliknya.

Video dengan durasi satu setengah jam yang di upload ke kanal YouTube Tesla Owners Online, terlihat bahwa Elon Musk tengah mengadakan sesi diskusi bersama pengguna lain melalui aplikasi Clubhouse ini.

Clubhouse merupakan aplikasi media sosial berbasis audio yang dirilis di Amerika Serikat pada Maret 2020 lalu. Aplikasi ini dikembangkan oleh perusahaan software yang bernama Alpha Exploration Co.

Aplikasi Clubhouse baru tersedia untuk perangkat iOS dan melalui aplikasi ini, pengguna bisa melakukan streaming audio, panggilan telepon hingga membuat event dengan topik khusus yang dikemas dalam bentuk podcast.

Bukan hanya mendengarkan ke sesama pengguna biasa saja, melainkan juga bisa mendengarkan siaran langsung dari kalangan selebriiti atau influencer. Bedanya, disini yang ditampilkan hanyalah audio dari partisipan yang ada, bukan berupa video.

Kemudian dari sesi obrolan atau diskusi yang diadakan melalui Clubhouse, pengguna bisa langsung menambahkan teman dari banyak orang yang dijumpainya dalam aplikasi tersebut. Semkin banyak event dan orang yang diikuti, maka rekomendasi event lainnya bisa bermunculan sesuai dengan preferensi pengguna.

Tampilan Aplikasi Clubhouse
Tampilan Aplikasi Clubhouse

Tampilan dari aplikasi Clubhouse terbilang simpel saja. Hanya ada foto profil beserta nama dari penggunanya. Dari PC Magazine, ruang obrolan aplikasi ini bisa menampung hingga 5.000 partisipan.

Apabila sesi obrolan telah selesai, maka moderator yang akan menyelesaikan ruang obrolan dan ditutup secara otomatis. Yang perlu diketahui, pada saat mengobrol atau diskusi, segala isi percakapan tidak bisa direkam maupun disimpan oleh pengguna.

Tidak ada fitur-fitur editing seperti efek suara, filter transisi serta cuplikan iklan layaknya platform medsos lainnya karena memang aplikasi ini belum bisa dimonetisasi.

Bagi kamu yang berminat untuk mencoba bergabung di Clubhouse, maka calon anggota harus mendapatkan kode undangan terlebih dahulu dari orang yang sudah menjadi partisipan Clubhouse. Hal ini karena jumlah keanggotaan Clubhouse masih terbatas.

Setelah berhasil bergabung, anggota baru juga bisa mendapatkan hak untuk mengundang dua orang lainnya untuk ikut bergabung menjadi anggota Clubhouse. Dengan begini, seiring waktu jumlah pengguna akan terus meningkat.

Cara mengundangnya adalah yang memberikan undangan harus memiliki nomor telepon orang yang akan diundang terlebih dahulu. Jika sudah, maka pengundang bisa mengirimi pesan berisi tautan ke situs Clubhouse ke penerimanya. Dsini, si penerima undangan bisa membuat akun dengan nomor telepon yang dikirimi pesan tersebut.