Informasi Teknologi Terbaru Untuk Kamu!

Tips: 10 Cara Menghemat Baterai Smartphone Ketika Sedang Mudik Lebaran

0

10 Cara Menghemat Baterai Smartphone Ketika Sedang Mudik Lebaran – Bagi para pemudik yang sedang melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman, terkadang keluarga yang dirumah tidak sabar dalam menanti kepulangan agar bisa berkumpul bersama. Karena tidak sabar, biasanya mereka menanyakan kabar ke salah satu keluarganya yang sedang dalam perjalanan mudik dengan menggunakan HP atau smartphone. Dalam perjalanan, tentu smartphone si pemudik ini bisa mengalami kehabisan daya dan hal demikian dapat mengakibatkan komunikasi menjadi terputus.

Armada yang ditunggangi dalam perjalanan mudik tidak selalu ada fasilitas yang dapat dimanfaatkan agar perjalanan menjadi nyaman, seperti contohnya tempat pengisian daya HP. Mau tidak mau, pemudik harus membatasi penggunaan smartphone -nya demi komunikasi tetap dapat terjaga. Lalu apa saja cara yang dapat diterapkan untuk menghemat baterai smartphone ketika sedang mudik lebaran?

Tips: 10 Cara Menghemat Baterai Smartphone Ketika Sedang Mudik LebaranCara Menghemat Baterai Smartphone Ketika Sedang Mudik

Java’sTech kali ini akan memberikan 10 cara menghemat baterai smartphone ketika sedang mudik lebaran, agar bagi kamu yang sedang mudik tetap dapat berkomunikasi dengan keluarga sehingga kabar dapat terus diraih oleh mereka yang sedang menanti di kampung halaman.

1. Aktifkan Penghemat Baterai Smartphone

Smartphone zaman sekarang sudah semakin canggih, salah satunya sudah dilengkapi dengan penghemat baterai. Penghemat baterai yang terpasang ini cara kerjanya juga sudah semakin pintar dan dapat mengetahui mana saja aplikasi yang harus dihentikan berdasarkan jumlah penggunaan baterainya terhadap aplikasi. Kemudian, apabila baterai sudah dalam kondisi paling rendah, ia akan membatasi kemampuan smartphone untuk melakukan sesuatu tetapi tanpa mengganggu si pengguna.

2. Hentikan Aplikasi yang Paling Boros Menggunakan Baterai

Aplikasi baik bloatware atau hasil install, apabila digunakan secara terus-menerus dapat menguras baterai yang cukup banyak apalagi jika aplikasi itu diharuskan untuk standby agar tetap mendapatkan notifikasi. Maka dari itu, kamu harus mulai mengecek aplikasi apa sajakah yang paling banyak penggunan baterainya. Ketika sudah ketemu, silakan kamu hentikan proses aplikasi tersebut agar tidak terus-menerus mengkonsumsi daya baterai.

3. Turunkan Tingkat Kecerahan Layar Smartphone

Tingkat kecerahan layar terhadap smartphone menentukan kenyamanan penglihatan bagi si penggunanya. Tetapi, kecerahan layar smartphone dapat mempengaruhi penggunaan baterai. Semakin tinggi tingkat kecerahan layar smartphone, maka penggunaan daya terhadap baterai jauh lebih besar juga.

Silakan kamu atur secara manual tingkat kecerahan layarnya dengan menyesuaikan kondisi pencahayaan sekitar. Admin menyarankan untuk tidak menggunakan kecerahan otomatis, karena sensor akan aktif dan mengubah-ubah tingkat kecerahan secara tidak tetap dan tentu ini akan mengakibatkan penggunaan daya yang berlebih juga.

4. Matikan Sinyal Radio Apabila Tidak Digunakan

Fitur-fitur yang mengandalkan sinyal radio seperti NFC, GPS, Wi-Fi, Bluetooth dan semacamnya memang memberikan kemudahan dalam konektivitas, seperti contohnya menyambungkan smartphone ke hotspot atau membayar sesuatu dengan uang elektronik (e-money).

Bila fitur tersebut terus-terusan menyala tanpa ada penggunaan yang penting, pasti dapat memakan daya yang cukup banyak juga, karena ia bersifat standby layaknya aplikasi. Baiknya fitur tersebut dimatikan ketika memang benar-benar tidak digunakan.

5. Jangan Biarkan Aplikasi Berjalan di Belakang Layar (Background)

Apabila kamu menggunakan aplikasi kemudian meninggalkannya dengan cara klik tombol “home”, maka yang baru saja kamu lakukan ternyata dapat membuat baterai menjadi boros. Mengapa? Karena aplikasi yang kamu tinggalkan dengan cara tersebut, kondisinya masih aktif dan ia berjalan di belakang layar tanpa kamu sadari.

Ketika hal ini sudah terlanjur, maka silakan hapus prosesnya dengan klik tombol “recent apps” dan hapus semuanya. Atau kamu juga bisa menghentikan prosesnya melaui aplikasi cleaner baik bawaan atau yang sudah terinstall seperti contohnya security di HP Xiaomi.

6. Hindari Penggunaan Widgets dan Live Wallpaper

Dibalik menariknya wallpaper animasi, ternyata wallpaper tersebut dapat menyebabkan peningkatkan penggunaan prosesor sehingga menyebabkan daya baterai semakin terkuras. Tak jauh beda dengan widgets pada layar beranda smartphone, elemen ini membutuhkan update data dari internet agar informasi yang disajikan dapat terus baru. Cobalah untuk beralih menggunakan wallpaper statis dan sebisa mungkin meminimalisir widgets dilayar beranda smartphone.

7. Matikan Notifikasi yang Tidak Penting

Setiap aplikasi memiliki kemampuan untuk menyampaikan informasi terbarunya melalui sebuah notifikasi agar pengguna dapat mengetahui informasi apa yang diperolehnya dengan mudah. Perlu kamu ketahui, notifikasi walaupun hanya sebatas informasi singkat yang muncul dipanel smartphone ternyata dapat mengonsumi daya baterai yang jumlahnya lumayan menguras.

Terlebih lagi jika notifikasi tersebut datang dengan jumlah yang banyak ditambah dengan fitur yang dapat memunculkan warna LED. Maka dari itu ada baiknya kamu tentukan mana saja aplikasi yang kamu anggap penting untuk dapat memberikan notifikasi. Sisanya yang tidak, silakan dimatikan.

8. Perbarui Sistem Operasi atau Aplikasi

Pembaruan yang dirilis baik untuk sistem operasi atau aplikasi, pasti memiliki sejumlah pembaruan yang dapat memperbaiki dan mengoptimasi khususnya dibagian pengguna resources seperti memori dan baterai. Tidak ada salahnya jika kamu memperbarui sistem operasi atau aplikasi agar mendapatkan sejumlah pembaruan yang dapat membuat smartphone kamu semakin baik lagi.

9. Matikan Fitur Automatic-Sync

Fitur sinkronisasi otomatis memberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi baik dari email pribadi maupun email yang terhubung dengan aplikasi. Tetapi fitur ini mengurasi penggunaan baterai juga dikarenakan sistemnya yang menggunakan pengecekan secara real-time. Maka dari itu, apabila kamu menyalakan fitur ini hanya untuk mengecek email dan kemudian sudah selesai memakainya, jangan lupa matikan kembali.

10. Jaga Agar Temperatur Smartphone Tetap Stabil

Pengguna smartphone yang berlebihan dapat mengakibatkan boros baterai ditambah lagi dengan temperatur yang meningkat. Ini disebabkan oleh prosesor yang dipaksa untuk terus bekerja memproses aplikasi yang dijalankan, terlebih lagi jika ada aplikasi yang multi-tasking dan berjalan dibelakang layar.

Jangan sampai suhu smartphone menyentuh 40-43℃. Bila hal ini sudah terjadi, tidak disarankan untuk diteruskan penggunaannya karena baterai akan semakin boros dan dapat menyebabkan smartphone menjadi mati karena panas berlebih.

Tinggalkan pesan

Alamat email kamu tidak akan dipublikasikan.

Untuk meningkatkan pengalaman browsing, maka situs ini menggunakan cookie Setuju Read More