Jadi Kenyataan, Mobil Terbang Kini Hadir dan Berhasil Terbang Antar Kota

Mobil Terbang AirCar
Mobil Terbang dengan Nama AirCar (KleinVision/YouTube)

JAVASTECH.COM – Sebuah contoh, beberapa dari kita mungkin pernah melihat sebuah mobil terbang pada film Harry Poter. Atau yang pernah memainkan game Grand Theft Auto San Andreas, pasti pernah mencoba cheat mobil terbang.

Dua hal tersebut tampak tidak mungkin ada di dunia nyata bukan? Tapi perlu kamu ketahui mobil terbang kini sudah benar-benar ada di dunia nyata!

Karena sebuah perusahaan asal negara Slovakia telah berhasil mengembangkan prototipe mobil terbang yang diberi nama “AirCar Prototype 1”. Mobil tersebut diuji penerbangannya sejauh 80 kilometer dari kota Nitra ke ibukota Slovakia, Bratislava.

Untuk menerbangkan mobil ini, maka pengguna cukup menekan tombol untuk membuka sayap. Waktu yang diperlukan untuk membuka sayapnya pun kurang dari tiga menit dan setelah sayap terbuka, maka mobil dapat terbang dengan kecepatan 170 km/jam dalam radius 1.000 kilometer dan di ketinggian 2.500 meter.

Mobil terbang dengan sebutan AirCar ini memiliki bobot 1.100 kg yang dapat mengangkut dua penumpang. Tak hanya itu saja, mobil tersebut masih bisa membawa beban tambahan seberat 200 kg.

Ketika sudah selesai mendarat, maka sayap dapat dimasukan kembali dan berubah menjadi mobil seperti umumnya. Meski demikian, bagian belakangnya yang terdapat ekor sayap dan baling-baling tidak dapat disembunyikan sepenuhnya.

Menurut perusahaan, AirCar didukung oleh mesin BMW 1,6 liter yang menghasilkan 160 tenaga kuda dengan baling-baling tetap dan parasut balistik. Perkiraan jarak tempuh yang bisa dijangkau oleh AirCar yakni 1.000 km dengan konsumsi penerbangan 18 l/jam.

Dengan uji coba penerbangannya, Profesor Stefan Klein telah sukses menciptakan inovasi mobil terbangnya dengan berhasil menyelesaikan lebih dari 40 jam penerbangan dengan uji coba kemiringan 45 derajat, pengujian stabilitas dan dan kemampuan bermanuver ketika lepas landas.

Diharapkan dengan adanya inovasi ini, perusahaan di Eropa bisa memanfaatkannya untuk mobilitas udara di tahun-tahun berikutnya.

error: Salin konten dilarang