“Arsip” WhatsApp Diperbarui, Chat yang Diarsipkan Tidak Akan Muncul Notifikasi

Ilustrasi Notifikasi WhatsApp
Ilustrasi Notifikasi WhatsApp
Beri Nilai Informasi

JAVASTECH.COM – Tak sedikit orang yang menggunakan WhatsApp Messenger ini mencari cara agar lebih meminimalisir suara “berisik” dari notifikasi chat yang datang dari aplikasi tersebut.

Sebagai solusinya, kini WhatsApp sudah merilis fitur baru untuk mengatasi hal tersebut yakni fitur “Archived Chats” atau arsip obrolan di aplikasi chat miliknya.

Fitur ini sebelumnya baru hadir secara terbatas untuk untuk pengguna beta saja atau pengguna yang ikut dalam program beta tester. Fungsinya sendiri adalah untuk menyembunyikan chat pribadi maupun grup tanpa melakukan blokir terlebih dahulu.

Alhasil, chat yang dimasukan dalam arsip, tidak akan muncul di bilah notifikasi dan hanya akan menunjukan indikator angka saja sebagai tanda notifikasi di dalam aplikasinya. Meski demikian, notifikasi bakal tetap muncul dimana pun jika pengguna di mention oleh orang lain.

Fitur baru ini disampaikan langsung oleh CEO WhatsApp, Will Cathcart, melalui akun Twitter resminya di @wcathcart.

“Punya grup WhatsApp yang sedikit berisik dan membuat kotak masuk Anda jadi berantakan? Dengan fitur Arsip yang baru, Anda sekarang dapat menyimpan obrolan di luar kotak masuk Anda, tetapi masih memiliki akses ke sana kapan pun Anda mau!” cuitan dari Cathcart.

Kini fitur anyar tersebut sudah resmi dirilis untuk publik yang artinya semua pengguna bisa langsung mencobanya dengan cara update melalui toko aplikasi. Berdasarkan pengecekan Java’s Tech dari Google Play Store, fitur Archived Chats sudah tersedia di WhatsApp versi 2.21.14.24 untuk Android.

Bagi pengguna yang sudah update WhatsApp ke versi terbarunya, silakan coba fitur Archived Chats dengan cara klik dan tahan selama beberapa detik terhadap chat yang ingin diarsipkan.

Kemudian, klik ikon arsip dengan ilustrasi kotak disertai tanda panah ke bawah. Setelah itu, chat pribadi atau chat grup yang dipilih akan otomatis masuk ke bagian bernama “Archived”. Letak arsip ini berada dipaling atas dari semua daftar chat pengguna.

Jika ada pengguna yang sudah mengetahui kabar ini namun ketika dicek belum tersedia pembaruannya, maka silakan untuk menunggu lagi dikarenakan pembaruan ini belum tersebar secara merata ke berbagai perangkat pengguna.

Sebenarnya fitur arsip ini adalah hasil pembaruan dari arsip versi lama yang sudah ada sejak lama. Lalu apa perbedaannya dengan yang lama?

Pada versi yang lama, ketika chat pribadi atau grup dimasukan dalam arsip, maka chat tersebut akan muncul kembali didaftar chat ketika ada pesan masuk meskipun pengguna tidak di mention. Alhasil, jika ingin disembunyikan lagi, maka perlu di arsipkan kembali.

Kemudian letak arsip versi lama berada di daftar chat paling bawah, sehingga bagi pengguna yang sekiranya hanya ingin mengecek obrolan, maka harus menggulirkan chat terlebih dahulu sampai ke paling bawah.

Arsip Chat WhatsApp Versi Lama (Messaging App Lab)

Pada versi yang baru ini, WhatsApp mengubah mekanisme dan penempatannya. Mekanismenya yaitu, chat yang diarsip tidak akan memunculkan notifikasi dan tidak tampil di daftar chat utama. Sebagai gantinya, notifikasi diubah dalam bentuk tampilan angka saja.

Angka disini, bukan jumlah angka dari chat yang dimasuk, melainkan jumlah dari sumber chat yang diarsip. Contoh, jika ada dua chat yang diarsip dan keduanya ada notifikasi, maka WhatsApp akan menampilkan angka “2” sesuai jumlah chat yang di arsipkan.

Contoh Fitur Archived WhatsApp

Tapi notifikasi dari arsip bakal tetap masuk ke pengguna jika pengguna di mention dan mekanisme mention ini hanya berlaku untuk grup saja.

Serta lokasi folder arsip versi baru kini sudah dipindahkan ke paling atas, sehingga lebih mudah untuk diakses jika suatu waktu ingin membukanya.

Untuk mengembalikan chat dari folder Archived, caranya cukup mudah yakni cukup klik dan tahan ke salah satu chat, lalu klik ikon kotak dengan tanda panah ke atas. Otomatis, chat tersebut akan pindah ke daftar chat utama seperti biasa.

error: Salin konten dilarang
Exit mobile version